Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 113

Kitab

Dari Debu ke Meja Para Bangsawan

Pertanyaannya adalah bagaimana Bapa kita, yang bertakhta setinggi itu, bahkan bisa melihat sejauh ke bawah ini. Jawabannya adalah apa yang Ia lakukan ketika Ia merendahkan diri: mengangkat seorang pengemis dari tumpukan abu untuk duduk di antara para bangsawan, dan memberi seorang perempuan mandul rumah tangga yang penuh anak.

Pasal 113.

Haleluya! Pujilah Dia, hai hamba-hamba Bapa kita; pujilah nama Bapa kita. Terpujilah nama Bapa kita, sejak sekarang sampai selama-lamanya. Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, terpujilah nama Bapa kita. Bapa kita ditinggikan mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit. Siapakah seperti Bapa kita, yang bersemayam di tempat yang tinggi, yang merendahkan diri untuk memandang langit dan bumi? Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari timbunan abu, untuk mendudukkan dia bersama para bangsawan, bersama para bangsawan umat-Nya. Ia membuat perempuan yang mandul diam di rumahnya sebagai ibu anak-anak yang bersukacita. Haleluya!

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.