Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 143

Kitab

Aku Menadahkan Tanganku kepada-Mu

Mazmur Daud.

Diburu dan dihancurkan sampai ke tanah, ia meminta agar tidak dibawa ke penghakiman, sebab tidak ada seorang pun yang hidup yang benar di hadapan Bapanya. Ia mengulang kembali perbuatan-perbuatan lama untuk bertahan pada masa kini, dan meminta dua hal: sebuah perkataan pada waktu pagi, dan tanah yang rata.

Pasal 143.

Ya Bapaku, dengarkanlah doaku; pasanglah telinga-Mu kepada permohonanku; jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, dalam kebenaran-Mu. Janganlah membawa hamba-Mu ke pengadilan, sebab tidak seorang pun yang hidup benar di hadapan-Mu. a a v2 Paulus memakai ayat ini untuk mengajarkan bahwa tidak seorang pun dibenarkan di hadapan Bapa kita oleh perbuatannya sendiri — melainkan hanya melalui percaya kepada Yesus. Sebab musuh mengejar jiwaku; diremukkannya hidupku sampai ke tanah; dibuatnya aku diam dalam kegelapan seperti orang yang sudah lama mati. Semangatku lemah lesu di dalam diriku; hatiku tertegun di dalam dadaku. Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala; aku merenungkan segala perbuatan-Mu; aku memikirkan pekerjaan tangan-Mu. Aku menadahkan tanganku kepada-Mu; jiwaku haus akan Engkau seperti tanah yang kering. Sela.

Jawablah aku dengan segera, ya Bapaku; semangatku habis. Janganlah menyembunyikan wajah-Mu daripadaku, supaya jangan aku menjadi seperti orang yang turun ke liang kubur. Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya. Beritahukanlah kepadaku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku. Lepaskanlah aku dari musuh-musuhku, ya Bapaku; kepada-Mulah aku berlindung. Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Bapaku; kiranya Roh-Mu yang baik menuntun aku di tanah yang rata. Oleh karena nama-Mu, ya Bapaku, peliharalah hidupku; dalam kebenaran-Mu keluarkanlah jiwaku dari kesesakan. Dan dalam kasih setia-Mu Engkau akan melenyapkan musuh-musuhku dan membinasakan semua orang yang menyesakkan jiwaku, sebab aku ini hamba-Mu.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.