Seruan Daud Memohon Belas Kasihan
Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, ketika nabi Natan datang kepadanya setelah Daud menghampiri Batsyeba.
Daud berdoa setelah Natan menegurnya tentang Batsyeba. Ia meminta kepada Bapanya agar tidak ada yang ditutup-tutupi: basuhlah aku, ciptakanlah hati yang bersih, jangan ambil Roh Kudus-Mu dariku. Ia mempersembahkan satu-satunya kurban yang masih ia miliki, hati yang hancur dan remuk.
51 1Kasihanilah aku, ya Bapaku, menurut kasih setia-Mu; menurut belas kasihan-Mu yang melimpah, hapuskanlah pelanggaran-pelanggaranku. 2Basuhlah aku sebersih-bersihnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku. 3Sebab aku mengenal pelanggaran-pelanggaranku, dan dosaku senantiasa ada di hadapanku. 4Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang jahat dalam pandangan-Mu, supaya Engkau nyata benar dalam firman-Mu, dan tak bercela dalam penghukuman-Mu. 5Aku dilahirkan dalam kesalahan, dan dalam dosa ibuku mengandung aku. 6Namun Engkau berkenan akan kebenaran di dalam batin, dan Engkau mengajarkan hikmat kepadaku di lubuk hati yang tersembunyi.
7Sucikanlah aku dengan hisop, maka aku akan tahir; basuhlah aku, maka aku akan lebih putih dari salju. a a v7 Hisop adalah semak kecil yang dipakai dalam upacara pentahiran dalam Perjanjian Lama — di sini menjadi lambang pembersihan yang menyeluruh. 8Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita; biarlah tulang-tulang yang telah Kauremukkan bersorak-sorai. 9Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosa-dosaku, dan hapuskanlah segala kesalahanku.
10Ciptakanlah hati yang bersih dalam diriku, ya Bapaku, dan perbaharuilah roh yang teguh di dalam batinku. 11Janganlah membuang aku dari hadirat-Mu, dan janganlah mengambil Roh Kudus-Mu dari padaku. 12Kembalikanlah kepadaku sukacita karena keselamatan-Mu, dan topanglah aku dengan roh yang rela.
13Maka aku akan mengajarkan jalan-jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan kejahatan, dan orang-orang berdosa akan berbalik kepada-Mu. 14Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Bapaku, Bapa keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memuji kebenaran-Mu. 15Ya Bapa yang berdaulat, bukalah bibirku, maka mulutku akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu.
16Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan, kalau tidak, aku akan memberikannya; Engkau tidak suka kepada korban bakaran. 17Korban sembelihan bagi Bapaku ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk, ya Bapaku, tidak akan Kaupandang hina.
18Berbuat baiklah kepada Sion menurut kemurahan-Mu; bangunlah tembok-tembok Yerusalem. 19Maka Engkau akan berkenan kepada korban sembelihan yang benar, kepada korban bakaran dan korban bakaran yang utuh; maka orang akan mempersembahkan lembu-lembu jantan di atas mezbah-Mu.