Segenap Hatiku Bagi-Mu
Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
Ucapan syukur atas satu penyelamatan tertentu: musuh berbalik mundur, kota-kota mereka dicabut, bahkan nama mereka dihapuskan. Bapa kita duduk sebagai hakim yang adil dan sebagai kubu pertahanan bagi yang tertindas. Daud memohon agar Ia bangkit lagi supaya bangsa-bangsa ingat bahwa mereka hanyalah manusia fana.
9 1Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Bapaku, dengan segenap hatiku; aku hendak menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.
2Aku hendak bersukacita dan bersukaria karena Engkau; aku hendak memazmurkan nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.
3Sebab musuhku mundur, mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu. 4Sebab Engkau membela hakku dan perkaraku; Engkau bersemayam di atas takhta sebagai hakim yang adil. 5Engkau telah menghardik bangsa-bangsa; Engkau telah membinasakan orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya. 6Musuh telah habis binasa, menjadi reruntuhan yang kekal; kota-kota mereka telah Kaucabut, ingatan kepada mereka pun telah lenyap.
7Tetapi Bapa kita bersemayam untuk selama-lamanya; takhta-Nya telah ditegakkan-Nya untuk menjalankan keadilan. 8Ia menghakimi dunia dengan kebenaran; Ia memerintah bangsa-bangsa dengan keadilan. 9Bapa kita adalah tempat perlindungan bagi orang yang tertindas, kota benteng pada waktu kesesakan. 10Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab Engkau, ya Bapa kita, tidak pernah meninggalkan orang yang mencari Engkau.
11Bermazmurlah bagi Bapa kita, yang diam di Sion! Beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! 12Sebab Ia yang menuntut balas darah mengingat orang yang tertindas; Ia tidak melupakan jeritan mereka.
13Kasihanilah aku, ya Bapaku! Lihatlah sengsaraku karena orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut. 14supaya aku memberitakan segala pujian bagi-Mu di pintu gerbang puteri Sion, dan bersukacita karena keselamatan yang dari pada-Mu.
15Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya sendiri; kaki mereka sendiri terjerat dalam jaring yang mereka sembunyikan. 16Bapa kita telah memperkenalkan diri-Nya; Ia telah menjalankan keadilan; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela. a a v16 Higayon adalah tanda musik atau perenungan — mungkin suatu ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan apa yang baru saja dinyanyikan.
17Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Bapa kita. 18Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, dan bukan untuk selamanya lenyap harapan orang yang tertindas.
19Bangkitlah, ya Bapa kita! Janganlah biarkan manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu. 20Buatlah mereka gentar ketakutan, ya Bapa kita; biarlah bangsa-bangsa sadar bahwa mereka hanya manusia belaka. Sela.