Baca. Terima. Rekomendasikan.

♥ Ulasan

Mazmur 90

Kitab

Musa Berdoa kepada Bapa yang Kekal

Doa Musa, abdi Bapa kita.

Musa menempatkan hidup manusia di samping Bapanya yang kekal: seribu tahun berlalu seperti giliran jaga tadi malam, dan orang tersapu seperti rumput di pagi hari. Ia tidak meminta hari yang lebih banyak, melainkan kearifan untuk menghitungnya, dan sukacita yang sepadan dengan tahun-tahun kesusahan.

Pasal 90.

Ya Bapa yang berdaulat, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan, atau sebelum Engkau melahirkan bumi dan dunia, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Bapa kita.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dengan berfirman, “Kembalilah, hai anak-anak manusia.”

Sebab seribu tahun di mata-Mu seperti hari kemarin yang telah berlalu, seperti giliran jaga di waktu malam. Engkau menghanyutkan mereka seperti oleh air bah; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang tumbuh di waktu pagi— di waktu pagi ia berbunga dan bertumbuh, di waktu petang ia lisut dan layu.

Sebab kami habis lenyap oleh murka-Mu; oleh amarah-Mu kami terkejut. Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan -Mu, dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya hadirat-Mu. Sebab segala hari kami berlalu di bawah murka-Mu; kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluhan. Masa hidup kami tujuh puluh tahun, atau delapan puluh tahun jika kami masih kuat; namun semuanya itu hanya membawa kesukaran dan penderitaan—semuanya berlalu dengan cepat, dan kami pun melayang lenyap. Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu? Amarah-Mu sama besarnya dengan rasa takut yang layak diberikan kepada-Mu. Ajarlah kami menghitung hari-hari kami, supaya kami beroleh hati yang bijaksana.

Kembalilah, ya Bapa kita! Berapa lama lagi? Berbelaskasihanlah kepada hamba-hamba-Mu. Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hari-hari kami. Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami kesusahan. Biarlah hamba-hamba-Mu melihat perbuatan-Mu, dan anak-anak mereka melihat semarak-Mu.

Kiranya kemurahan Bapa yang berdaulat ada atas kami; teguhkanlah bagi kami perbuatan tangan kami—ya, teguhkanlah perbuatan tangan kami.

A young man reading the Father's Heart Bible (FHB) print edition in a coffee shop Kini dicetak

Komentar

Sebuah pemikiran, pertanyaan, atau kata yang dibangkitkan pasal ini dalam diri Anda — bagikan di sini. Setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Membaca, mendengarkan, menyalin, dan membagikan terbuka untuk semua — tanpa akun. Berkomentar, menyoroti, dan menyimpan tempat Anda tersedia dengan akun gratis, dan setiap komentar menambahkan nama Anda ke dinding kontributor.

Bergabunglah dengan keluarga — gratis →
  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menambahkan suara Anda.