Nyanyikanlah bagi-Nya Nyanyian Baru
Seruan untuk nyanyian baru yang bersandar pada satu pernyataan: dunia ada karena Bapa kita berfirman. Ia menggagalkan rencana bangsa-bangsa, melihat ke dalam setiap hati yang Ia bentuk, dan tidak terkesan oleh pasukan maupun kuda perang. Mata-Nya tertuju pada mereka yang menantikan kasih-Nya.
33 1Bersorak-sorailah dalam Bapa kita, hai orang-orang benar; puji-pujian itu layak bagi orang jujur. 2Bersyukurlah kepada Bapa kita dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali. 3Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi dengan mahir, disertai sorak-sorai.
4Sebab firman Bapa kita itu benar, dan segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. 5Ia mengasihi kebenaran dan keadilan; bumi penuh dengan kasih setia Bapa kita.
6Oleh firman Bapa kita langit telah dijadikan, dan segala tentaranya oleh nafas dari mulut-Nya. 7Ia mengumpulkan air laut seperti timbunan; Ia menaruh samudera raya dalam perbendaharaan-Nya. 8Biarlah segenap bumi takut kepada Bapa kita; biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia. 9Sebab Ia berfirman, maka semuanya jadi; Ia memberi perintah, maka semuanya berdiri teguh.
10Bapa kita meniadakan rencana bangsa-bangsa, hingga sia-sia; Ia menggagalkan rancangan suku-suku bangsa. 11Rencana Bapa kita tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
12Berbahagialah bangsa yang Bapanya ialah Bapa kita, umat yang dipilih-Nya menjadi milik pusaka-Nya sendiri. 13Dari sorga Bapa kita memandang ke bawah; Ia melihat seluruh umat manusia. 14Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. 15Dialah yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala perbuatan mereka.
16Seorang raja tidak diselamatkan oleh besarnya bala tentara; seorang pahlawan tidak terlepas oleh besarnya kekuatan. 17Kuda adalah harapan sia-sia untuk kemenangan; sekalipun besar kekuatannya, ia tidak dapat menyelamatkan.
18Sesungguhnya, mata Bapa kita tertuju kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap pada kasih setia-Nya, 19untuk melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
20Jiwa kita menanti-nantikan Bapa kita; Dialah penolong kita dan perisai kita. 21Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya. 22Kasih setia-Mu, ya Bapa kita, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.